Bertoleransi dengan Stressor

Jum, 3 Nov 2023 05:27:49am 145 author Metro Dompu
Screenshot_2023-11-03-13-23-33-20_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7_1698989052059

Oleh: Firmansyah, S.Psi., M.MKes

Ada seorang kawan (teman) datang kepada saya untuk menanyakan (konsultasi) bagaimana cara (strategi) menata kelola stres sehingga diberbagai aktivitasnya dia tetap produktif melakukan banyak hal tanpa mengalami gangguan ataupun hambatan.

Sebelum menjelaskan (menjawab) apa yang dimaui teman (sahabat) saya itu, lalu saya menyampaikan satu pertanyaan (bertanya) kepadanya. Apakah saat ini kamu merasa sedang bermasalah dengan dirimu atau juga dengan orang lain?

Mendengar pertanyaan yang seperti itu dari saya kemudian dia mengungkapkan bahwa memang ia saat ini sedang mengalami mood yang tidak bagus. “Benar aku sedang mengalami perasaan (mood) yang tidak enakan saat ini”, ujarnya. 

Dia kemudian menjelaskan beberapa waktu di minggu terakhir ini dirinya sering merasa pikirannya kacau, tidak fokus dan mudah sekali emosi walau dengan perkara yang kecil. “Pikiranku lagi terganggu dan membuatku merasa cemas”, urainya.

Kata temanku itu lagi, agar bisa tegar sengaja aku hadir disini menemui kamu dan berharap dukunganmu. Aku ingin kamu memberikan masukan, usul dan saran atas persoalan yang kini aku rasakan. Bantuanmu, dengan pasti aku akan menemukan jalan keluarnya.

Mendapat penjelasan yang panjang lebar dari dia lalu aku meresponnya, tenang bro. Sebagai teman sudah sewajarnya untuk saling berbagi. “Berbagi saat teman membutuhkan adalah perkara yang terpuji dan bernilai pahala disisi Allah SWT”, tegasku.

Kemudian aku mengingatkan temanku itu sebagai manusia biasa dalam kehidupan yang berjalan kita akan dihadapkan dengan banyak ujian dan cobaan. Cobaannya bisa berat ataupun bisa ringan. Dari ujian itu dibutuhkan teman untuk berdiskusi. Bisa Berbagi ketika punya masalah membuat diri bisa tenang, damai dan tentram.

Setahuku, hal penting yang mesti dilakukan agar seseorang tetap tegar dalam menghadapi berbagai persoalan yang membuatnya merasa sulit baik dengan diri sendiri ataupun dengan orang lain adalah berupaya bertoleransi (berdamai) dengan stressor yang datang menghadangnya.

Kata aku lagi, ketika kamu bisa berdamai dengan stressor yang menyerangmu dengan pasti kamu akan merasa dirimu baik-baik saja yang membuatmu tetap dalam kondisi yang bahagia dan bersemangat.

Sebaliknya ketika kamu tidak bisa bertoleransi dengan stressor yang menyerangmu, selama itu pula kamu akan merasa sulit dengan dirimu sendiri. Dengan berdamai kamu tidak akan sendirian namun membuat banyak orang peduli kepada kamu.

“Kesulitan yang dialami akan terus berkembang tanpa kendali bila kamu terus menutup diri untuk tidak mau berdamai dengan problematika yang dirasakan”, ucapku memberi saran.

“Untuk bisa merasa bahagia dan sejahtera dengan diri sendiri bahkan dengan orang lain dilingungan sekitar kamu harus bisa berdamai (bertoleransi) dengan apa yang membuatmu merasa terluka atau tersakiti”, lanjutku memberikan masukan.

Di kehidupan ini ada banyak ragam stressor yang membuat individu stres (merasa terluka, terhina, direndahkan, diabaikan, atau diremehkan). Stressor itu ada yang sifatnya fisik, psikologi dan sosial budaya.

Contoh stressor fisik bisa berupa rasa nyeri, kelelahan fisik, stresor psikologi bisa berupa kesepian, patah hati, iri hati, konflik, dan stressor sosial budaya bisa berupa menganggur, pensiun, PHK, dan perceraian.

“Agar terus merasa berbahagia baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain yang ada dilingkungan sosialnya kita harus bisa menerima dengan lapang dada beragam stressor yang datang menyerang”, tegasku.

Kadang yang sering terjadi dengan masalah yang muncul membuat diri kita merasa sakit hati dan terganggu. Dengan masalah itu diri kita juga bisa tersiksa dalam waktu atau periode yang lama.

Setiap manusia mungkin berpikir bahwa sakit fisik lebih baik daripada sakit hati. Dari situlah, banyak orang yang kerap menyakiti diri sendiri. Untuk kebaikan seseorang tidak boleh menyakiti dirinya sendiri secara berlrbihan. Mencoba memaafkan atas problem yang terjadi akan membuka banyak perspektif.

Menyakiti diri sendiri tanpa bisa memaafkan akan membuat problem yang terjadi bukan menjadi kecil namun bisa bertambah serius. “Kita harus sadar bahwa menyakiti diri sendiri hanya bersifat mengalihkan masalah, bukan ke arah yang lebih positif tetapi ke arah yang lebih negatif”, ujarku.

Dari dialog ini ada baiknya bagi kita semua ketika memiliki problem yang pelik dalam hidup ini kiranya bisa bertoleransi dengan permasalahan yang terjadi agar terbuka perspektif yang maha luas untuk kita bisa hidup damai, aman, tentram dan jauh stres.

Demikian, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua untuk menemukan hidup dan penghidupan yang lebih damai dan sejahtera baik fisik, psikis maupun sosial. (*) 

Penulis: Konsultan Psikologi pada Lembaga Konsultasi dan Bimbingan Psikologi “Buah Hati”, juga sebagai Koordinator Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Dompu dan aktif sebagai Anggota PPM Kabupaten Dompu.

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

PT. Sumbawa Timur Mining dan DLHK NTB Teken MoU Perlindungan Hutan

Rab, 21 Feb 2024 05:20:31am

Mataram, metrodompu.xom - Rabu, 21 Februari 2024 bertempat di Mataram NTB, PT Sumbawa Timur Mining (STM) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan...

PPDI Pertanyakan Lambannya Penetapan Pagu ADD 2024

Sel, 20 Feb 2024 02:31:04pm

Dompu, metrodompu.com - Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Dompu mempertanyakan kelambanan Dinas teknis yaitu DPMPD...

Ayo Recycle! Kegiatan Seru PMM UMM bersama Siswa-Siswi SD Negeri SOOKO 1

Sab, 17 Feb 2024 10:06:15am

Mojokerto, metrodompu.com - Februari 2024 sekelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan sebuah program Pengabdian Masyarakat oleh...

KPU Dompu Gelar Rakor Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024

Ming, 11 Feb 2024 03:39:23am

Dompu, metrodompu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Dompu, pada Sabtu, 10 Pebruari 2024 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan...

Kuasai Narkotika Jenis Shabu, Seorang Warga Mumbu Diringkus di Cabang Sipon

Sen, 5 Feb 2024 11:37:24am

Dompu, metrodompu.com - Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli,...

Ratusan Warga Desa Adu Blokir Jalan, Kendaraan PT. STM Dirusak, Kapolres Turun Tangan

Ming, 4 Feb 2024 10:33:55pm

Dompu, metrodompu.com - Ratusan warga Desa Adu, Kecamatan Hu'u Turun ke Jalan Raya Lintas Lakey, Kecamatan Hu'u persis depan Kantor Desa setempat,...

Bhabinkamtibmas Desa Banggo Sambangi Warga Binaan Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Sosling

Ming, 4 Feb 2024 10:26:58pm

Dompu, metrodompu.com - Salah satu personil Polsek Manggelewa, Brigadir Khairul Anwar, pada Sabtu (3/2/2023) sekira pukul 09.30 Wita menyambangi...

Kapolsek Dompu Blusukan di Kampo Samporo, Serap Aspirasi Warga Pasar

Ming, 4 Feb 2024 10:18:10pm

Dompu, metrodompu.com - Bertempat di Areal Pasar Tradisional Dompu, Kapolsek Iptu Arif Syarifuddin, SH berkesempatan menyerap aspirasi Masyarakat dan...

SMAN 2 Woja Gelar In House Training Penyusunan Perangkat Ajar

Sab, 3 Feb 2024 01:48:39am

Dompu, metrodompu.com - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar tahun 2024, maka SMA...

Berita Terbaru

Kriminal

Pendidikan

Visitor