compressed_1647253584063

Jakarta – metrodompu.com, Persoalan minyak goreng belum sepenuhnya selesai. Banyak keluarga di Indonesia mengeluhkan minyak goreng mahal dan langka. Hal itu menjadi perhatian DPP LDII dan politisi DPR, yang meminta pemerintah dan masyarakat meresponnya dengan bekerja sama.

“Bagi kami yang merupakan bagian masyarakat, fenomena ini menyedihkan. Ada seorang ibu meninggal dunia, saat antre minyak goreng. Padahal informasinya produksi minyak goreng mencukupi untuk kebutuhan nasional,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat dijumpai usai bertemu anggota DPR RI Fraksi Golkar di Kantor DPP LDII, Jakarta (14/3).

Ia mengatakan bila produksi minyak goreng telah mencukupi, artinya pemerintah perlu meningkatkan pengawasan. Agar, pasokan untuk dalam negeri tercukupi, “Tidak ada yang diam-diam mengekspor melebihi batas yang ditetapkan pemerintah,” imbuhnya.

Menurutnya, pengetatan pengawasan ini penting, “Karena lama-kelamaan, masyarakat yang panik bisa menciptakan rush, sehingga berani melanggar, memberanikan diri menyimpan yang sebenarnya juga sedikit. Tapi kalau masyarakat yang menyimpan jutaan tentu minyak goreng yang tersimpan juga otomatis jadi banyak,” ujar KH Chriswanto.

Ia berharap pemerintah mengawasi dengan ketat, sehingga produksi minyak goreng yang mencukupi kebutuhan nasional tersebut bisa terdistribusi dengan baik, “Dengan pengawasan ketat, tidak lagi terjadi antrean,” katanya. Ia mengimbau masyarakat harus sabar dan pemerintah harus lebih teliti, dengan demikian tumbuh kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani tingginya harga dan kelangkaan minyak goreng.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Singgih Januratmoko mengatakan data dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), produksi minyak sawit mentah (CPO) mencukupi, “Tapi persoalannya memang pada pengawasan, benarkah yang 70 persen diekspor dan 30 persen untuk kebutuhan dalam negeri?,” tukasnya.

Singgih menyebut, bila produksi untuk dalam negeri tidak cukup juga, ia meminta pemerintah meningkatkan pasokan untuk dalam negeri mencapai 40 persen, “Bila masih langka, ya kami meminta pemerintah menghentikan ekspor sampai kebutuhan minyak goreng dalam negeri terpenuhi,” ujarnya. Sebagai penghasil CPO nomor satu dunia, sangat tidak wajar bila terjadi kelangkaan minyak goreng.

Senada dengan KH Chriswanto Santoso, Singgih meminta pemerintah harus meningkatkan pengawasan, “Jangan sampai jatah 30 persen di dalam negeri, ternyata ada penyelundupan ke luar negeri hingga 40 persen,” kata Singgih.

Menurut Singgih, pengusaha pasti ingin laba besar. Apalagi harga CPO dunia sedang tinggi-tingginya, tentu ini menggiurkan pengusaha, “Pengusaha maunya begitu, tapi pemerintah juga meminta tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Kasarnya, mereka berbisnis di atas tanah negara, jadi memiliki kewajiban untuk mencukupi kebutuhan minyak goreng dalam negeri,” ujarnya. (MD/tim)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

PPDI Pertanyakan Lambannya Penetapan Pagu ADD 2024

Sel, 20 Feb 2024 02:31:04pm

Dompu, metrodompu.com - Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Dompu mempertanyakan kelambanan Dinas teknis yaitu DPMPD...

Ayo Recycle! Kegiatan Seru PMM UMM bersama Siswa-Siswi SD Negeri SOOKO 1

Sab, 17 Feb 2024 10:06:15am

Mojokerto, metrodompu.com - Februari 2024 sekelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan sebuah program Pengabdian Masyarakat oleh...

KPU Dompu Gelar Rakor Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024

Ming, 11 Feb 2024 03:39:23am

Dompu, metrodompu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Dompu, pada Sabtu, 10 Pebruari 2024 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan...

Kuasai Narkotika Jenis Shabu, Seorang Warga Mumbu Diringkus di Cabang Sipon

Sen, 5 Feb 2024 11:37:24am

Dompu, metrodompu.com - Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli,...

Ratusan Warga Desa Adu Blokir Jalan, Kendaraan PT. STM Dirusak, Kapolres Turun Tangan

Ming, 4 Feb 2024 10:33:55pm

Dompu, metrodompu.com - Ratusan warga Desa Adu, Kecamatan Hu'u Turun ke Jalan Raya Lintas Lakey, Kecamatan Hu'u persis depan Kantor Desa setempat,...

Bhabinkamtibmas Desa Banggo Sambangi Warga Binaan Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Sosling

Ming, 4 Feb 2024 10:26:58pm

Dompu, metrodompu.com - Salah satu personil Polsek Manggelewa, Brigadir Khairul Anwar, pada Sabtu (3/2/2023) sekira pukul 09.30 Wita menyambangi...

Kapolsek Dompu Blusukan di Kampo Samporo, Serap Aspirasi Warga Pasar

Ming, 4 Feb 2024 10:18:10pm

Dompu, metrodompu.com - Bertempat di Areal Pasar Tradisional Dompu, Kapolsek Iptu Arif Syarifuddin, SH berkesempatan menyerap aspirasi Masyarakat dan...

SMAN 2 Woja Gelar In House Training Penyusunan Perangkat Ajar

Sab, 3 Feb 2024 01:48:39am

Dompu, metrodompu.com - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar tahun 2024, maka SMA...

Polsek Woja Patroli KRYD di Doro Cumpa, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Jum, 2 Feb 2024 09:13:09am

Dompu, metrosompu.com - Bertempat di Doro Cumpa Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Polsek Woja dalam hal ini Piket SPKT Polsek,...

Berita Terbaru

Kriminal

Pendidikan

Visitor