Sebagai Mitra, Kepala SMK 1 Hu’u Sesalkan Sikap Sepihak Pengurus Komite

Ming, 12 Feb 2023 12:15:36am 478 author Metro Dompu
Screenshot_2023-02-11-22-32-02-48_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e71676125942541

Dompu – metrodompu.com. Kepala SMK Negeri 1 Hu’u, Rosyidah, S. Pd, mengaku kecewa dengan sikap ketua Komite Sekolah, Sukri yang secara sepihak mengakomodir laporan beberapa orang guru bahkan memobilisasi warga untuk melakukan unjuk rasa yang berujung pada penyegelan ruang kerja kepala sekolah.

“Semestinya, sebagai mitra penyeimbang, Pengurus Komite harus berkoordinasi dengan pihaksekolah, agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik”, Dirinya tidak menampik bahwa beberapa hari terakhir mencuat pemberitaan di media massa terkait dengan conflik interst yang menimpa
sekolah yang dipimpinnya.

Dilansir dari lensapost.com, Ketua Komite, Sukri bersama warga dan beberapa orang guru melakukan aksi unjuk rasa di SMK Negeri 1 Hu’u dengan menggaungkan empat argumen diantaranya yang pertama, Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMK Negeri 1 Hu’u dinilai tidak baik, yang kedua, hubungan kepala sekolah dan guru tidak harmonis, yang ketiga pengurus komite sekolah tidak pernah diberikan informasi mengenai penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) serta segala bentuk pembangunan yang ada, dan yang keempat, terkait dengan pengunduran diri operator sekolah karena sikap arogansi kepala sekolah.

Untuk itu, Ketua Komite mengajukan tuntutan kepada Gubernur NTB agar mengganti Kepala SMK Negeri 1 Hu’u.

Dengan beredarnya informasi yang dianggapnya sepihak, maka Rosyidah melakukan klarifikasi. Rosyidah menjelaskan kronologis terkait dengan aksi unjuk rasa hingga berujung pada penyegelan ruang kerjanya.

Dua pekan lalu, dirinya masuk ke aplikasi MYSAPK BKN yang passwordnya juga terhubung dengan E-Kinerja untuk melihat SKP guru ASN, Namun tidak bisa diakses, kemudian saya tanyakan pada operator sekolah Dewi, yang dengan enteng menjawab bahwa sudah saya rubah passwordnya bu, dan jangan direset lagi, kenapa dirubah bu Dewi? , itu akun pribadi untuk menilai kinerja guru ASN,, katanya kepada Dewi, lalu karena passwordnya sudah dirubah operator tanpa konfirmasi dan ibu kepsek tidak bisa mengakses akunnya maka ibu kepala sekolah mereset ulang password MYSAPK, karena akun ini passwordnya sama dengan penilaian E-Kin sehingga bisa langsung terhubung dengan E-Kin guru dan pegawai ASN, setelah selesai mereset password ibu kepsek masuk ke E-Kin dan melihat bahwa SKP atas nama Iswan, S. Pd sudah ada nilai dan rupanya sudah dinilai oleh ibu Dewi yang
merupakan istri dari Iswan, S. Pd, sehingga ibu kepala sekolah memberikan nasehat kepada ibu Dewi
agar mengkonfirmasi kepada dirinya karena ini merupakan kewenangan dan tanggung jawab kepala sekolah”.Seperti itu awal percakapan antara kepala sekolah dan operator Dewi yang berbuntut masalah ini, papar Rosyidah.

Seharusnya pengurus Komite selalu bergandengan tangan dengan pihak sekolah bila niatnya benar –benar ingin memajukan sekolah, karena Komite memiliki tugas dan fungsi diantaranya,
1. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
2. Melakukan kerjasama dengan masyarakat (perorangan/organisasi/dunia usaha dan industri dunia (DUDI) dan pemerintah terkait dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu. 

3. Menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat.

Untuk itu, dengan gamblang Rosyidah menyesalkan tindakan pengurus Komite karena tanpa koordinasi dan klarifikasi terkait dengan persoalan yang mencederai nama sekolah yang selama ini dibangga – banggakan oleh masyarakat kecamatan Hu’u karena prestasi siswanya.

Berikutnya, argumen yang dipaparkan pengurus Komite tersebut diluar konteks, karena dari awal hanya selisih paham antara kepala sekolah dengan operator, tapi justru berkembang ke hal lain, seperti KBM yang tidak baik, padahal menurut Rosyidah KBM di sekolah yang dipimpinya itu cukup
efektif, terlihat agak sepi akhir – akhir ini karena 126 siswa kelas XI sedang mengikuti Prakerin (Praktek Kerja Industri) di Lombok, Sumbawa, Bima dan Dompu, paparnya.

Selain itu, hubungan antara kepala sekolah dan guru dianggap tidak harmonis, Rosyidah juga menampik, karena menurutnya, tidak mungkin KBM bisa efektif dan melahirkan siswa yang
berprestasi bila hubungan semua elemen di sekolah ini tidak harmonis, kenyataannya, cukup banyak siswa SMK Negeri 1 Hu’u yang menorehkan prestasi seperti penghargaan SMK Negeri Gemilang Karya Terkualitas tahun 2022 dari Gubernur NTB pada acara Penganugerahan Anugerah Istimewa Sekolah (AISO) 2022. SMKN 1 Hu’u juga bermitra dengan PT. Sumbawa Timur
Mining dalam memproduksi beras organik “Ana Ndai” dan pupuk cair organik”. Juga kerjasama dengan Jayakarta Hotel di Senggigi dalam program pelatihan guru Tata Boga.
Pihaknya juga banyak melakukan kerja sama dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam hal peningkatan kompetensi siswa bahkan kompetensi guru. Terakhir menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT. BISI Internasional, itu merupakan bentuk
kerjasama semua elemen di sekolah dan mustahil hanya bisa dilakukan oleh kepala sekolah seorang diri, terangnya.

Sementara berkaitan dengan kurang komunikasi antara sekolah dan komite, Rosyidah juga menjelaskan bahwa selama ini di setiap kegiatan sekolah, komite tetap diundang, namun
tidak semua persoalan di sekolah harus diketahui oleh komite, karena sekolah dan komite memiliki tugas dan fungsinya masing – masing, urainya.

Dan terakhir, bahwa kepala sekolah dianggap arogansi memberhentikan operator sekolah, dengan tegas Rosyidah membantah, justru Dewi menyatakan dirinya untuk keluar dari
sekolah, tetapi berulangkali dirinya meminta kepada suaminya agar Dewi bekerja lagi, dan tidak ada niat untuk mengganti, apalagi saat ini operator sangat dibutuhkan dalam menghadapi Ujian. “Operator sekolah sangat kami butuhkan karena kami sedang didata
untuk ujian sekolah, persiapan UKK, validasi sertifikasi guru, honorer, data dapodik dan lain – lain yang harus kami kirim sehingga operator sangat dibutuhkan,” jelasnya.

“Ibu Dewi sendiri yang mengundurkan diri bahkan keluar dari grup Whatsapp sekolah, karena pentingnya peranan operator dapodik ini maka tindakan kepala sekolah mencarikan pengganti agar data – data bisa segera terselesaikan, berhubung saat ini sekolah sedang diminta data untuk siswa kls XII yang akan mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), Ujian Sekolah (US), Jumlah Jam Mengajar (JJM) guru dan validasi data sertifikasi untuk guru ASN”, ulangnya. 

Diakhir keterangannya, Rosyidah juga menyesalkan sikap guru yang melaporkan masalah ini diluar prosedur, semestinya bila menemukan kejanggalan di sekolah, sebagai seorang guru profesional seharusnya melapor ke kantor cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dompu yang merupakan perpanjangan tangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, sesal Rosyidah. 

Terkait dengan persoalan ini, Rosyidah menyerahkan sepenuhnya kepada Gubernur dan Kepala Dinas Dikbud dalam menanggapi persoalan ini, meski ruang kerjanya hanya disegel satu
hari, tapi dirinya tetap bekerja maksimal bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah, tutup Rosyidah mengakhiri. (MD01) 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

PT. Sumbawa Timur Mining dan DLHK NTB Teken MoU Perlindungan Hutan

Rab, 21 Feb 2024 05:20:31am

Mataram, metrodompu.xom - Rabu, 21 Februari 2024 bertempat di Mataram NTB, PT Sumbawa Timur Mining (STM) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan...

PPDI Pertanyakan Lambannya Penetapan Pagu ADD 2024

Sel, 20 Feb 2024 02:31:04pm

Dompu, metrodompu.com - Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Dompu mempertanyakan kelambanan Dinas teknis yaitu DPMPD...

Ayo Recycle! Kegiatan Seru PMM UMM bersama Siswa-Siswi SD Negeri SOOKO 1

Sab, 17 Feb 2024 10:06:15am

Mojokerto, metrodompu.com - Februari 2024 sekelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan sebuah program Pengabdian Masyarakat oleh...

KPU Dompu Gelar Rakor Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024

Ming, 11 Feb 2024 03:39:23am

Dompu, metrodompu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Dompu, pada Sabtu, 10 Pebruari 2024 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan...

Kuasai Narkotika Jenis Shabu, Seorang Warga Mumbu Diringkus di Cabang Sipon

Sen, 5 Feb 2024 11:37:24am

Dompu, metrodompu.com - Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli,...

Ratusan Warga Desa Adu Blokir Jalan, Kendaraan PT. STM Dirusak, Kapolres Turun Tangan

Ming, 4 Feb 2024 10:33:55pm

Dompu, metrodompu.com - Ratusan warga Desa Adu, Kecamatan Hu'u Turun ke Jalan Raya Lintas Lakey, Kecamatan Hu'u persis depan Kantor Desa setempat,...

Bhabinkamtibmas Desa Banggo Sambangi Warga Binaan Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Sosling

Ming, 4 Feb 2024 10:26:58pm

Dompu, metrodompu.com - Salah satu personil Polsek Manggelewa, Brigadir Khairul Anwar, pada Sabtu (3/2/2023) sekira pukul 09.30 Wita menyambangi...

Kapolsek Dompu Blusukan di Kampo Samporo, Serap Aspirasi Warga Pasar

Ming, 4 Feb 2024 10:18:10pm

Dompu, metrodompu.com - Bertempat di Areal Pasar Tradisional Dompu, Kapolsek Iptu Arif Syarifuddin, SH berkesempatan menyerap aspirasi Masyarakat dan...

SMAN 2 Woja Gelar In House Training Penyusunan Perangkat Ajar

Sab, 3 Feb 2024 01:48:39am

Dompu, metrodompu.com - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar tahun 2024, maka SMA...

Berita Terbaru

Kriminal

Pendidikan

Visitor