Kematian Misteri di Dorebara Terkuak, 2 Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

Sel, 21 Jul 2020 05:20:56am 34 author Metro Dompu
InShot_20200721_131650879

Dompu – Metrodompu.com
Kesigapan aparat kepolisian dalam mengungkap berbagai kasus perlu diapresiasi, kali ini anggota Sat Reskrim Polres Dompu berhasil mengungkap kematian misteri yang terjadi di Desa Dorebara Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB.

Kasat Reskrim Polres Dompu, IPTU. Ivan Roland Cristofel, S.T.K, melalui Paur Humas, Aiptu. Hujaifah menjelaskan bahwa Satuan Reskrim Polres Dompu menorehkan sebuah prestasi dalam hal pengungkapan kasus. Kali ini dalam hal pengungkapan pelaku kasus pembunuhan yang awalnya masih misteri penyebab dari kematian seorang Laki laki yaitu H. MUHAMMAD YAKUB, 67 tahun, Pekerjaan Pensiunan PNS, yang beralamat Dusun Wera, Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, yang diduga dilakukan oleh SHD (44 th) dan ARS (50 TH)

Kasus pembunuhan ini terungkap diawali dengan adanya penemuan mayat pada hari Rabu 15 juli 2020 pada sekitar pukul 17.45 wita bertempat diatas pondok di lahan jagung milik korban di So Klonco, Dusun Tente, Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pada saat ditemukan mayat korban tersebut dalam keadaan tidur terlentang dan dicurigai meninggal dengan tidak wajar. Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban melaporkan ke Mapolres Dompu sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 295 / VII / 2020 / NTB / SPKT / Res. Dompu, tgl 15 Juli 2020

Menyikapi adanya laporan terkait kejadian tersebut Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU. IVAN ROLAND CRISTOFEL, S.T.K memerintahkan tim identifikasi dan penyidik/penyidik pembantu untuk segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengecekan kondisi mayat serta melakukan pemeriksaan saksi saksi.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan tim identifikasi ditemukan kejanggalan karena adanya beberapa luka yg terdapat di sekitar bagian leher dan tangan kanan korban sehingga makin menguatkan duga’an pihak penyidik tentang kejanggalan kematian korban. Maka dari pihak keluarga korbanpun meminta kepada penyidik untuk dilakukan pemeriksaan secara otopsi.

Pada hari jum’at tgl 17 Juli 2020 dilakukan pemeriksaan (otopsi) oleh tim dokter ahli forensik dan diperoleh fakta mengenai penyebab kematian korban, sehingga atas temuan tersebut Kasat Reskrim membentuk tim untuk mengungkap kejadian yg dimaksud.

Kegetolan anggota Reskrim dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan yang terus bekerja keras dalam pengungkapan kasus tersebutpun membuahkan hasil. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan penyidikan didapatkan keterangan beberapa saksi yang mengarah dan menguatkan yaitu saksi yang berada atau mengetahui pada hari kejadian meninggalnya korban. Penyidik memperoleh adanya kesesuaian alat bukti dari keterangan saksi saksi.
Saksi yang melihat dan mengetahui pada hari Rabu tgl 15 Juli 2020 pukul 14.15 wita antara SHD sempat cekcok mulut terkait dengan masalah irigasi/Pembagian Air yang mengaliri Tanah sawah milik korban dan SHD.
Dalam hal ini SHD beranggapan bahwa selama ini Korban selalu menguntungkan dirinya sendiri dengan mengaliri air di tanah sawah miliknya dan tidak pernah membagikan kepada orang lain, sehingga timbul niat SHD untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

Atas keterangan saksi tersebut maka penyidik melakukan penangkapan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap SHD dan ARS.
Dihadapan penyidik SHD dan ARS mengakui semua perbuatannya dan membenarkan keterangan saksi. SHD pun menambahkan bahwa setelah cekcok dengan korban, SHD yang saat itu merasa jengkel dan marah pada korban lalu SHD seketika memanggil ARS untuk diajak melakukan penganiayaan terhadap korban.

Lebih lanjut SHD menjelaskan setelah mengajak ARS lalu keduanya menemui korban yang saat itu sedang berada di lahan kosong atau persisnya di bawah lahan tanaman jagung milik korban. Setelah berhadapan dengan Korban (sekitar pukul 14.25) tanpa banyak kata ARS beraksi dengan cara memeluk dan menggigit tangan korban, sedangkan SHD mencekik leher korban hingga korban tidak bergerak (Meninggal dunia). setelah keduanya memastikan korban meninggal dunia, kemudian untuk menyembunyikan perbuatannya (menciptakan Alibi) SHD dan ARS mengangkat dan membopong mayat korban lalu dibawa kembali diatas pondok milik korban sendiri dengan maksud seolah olah korban dalam posisi tertidur dan tidak mengalami suatu tindakan kekerasan/penganiayaan. Setelah menyimpan mayat korban SHD dan ARS meninggalkan pondok tersebut dan kembali ke rumah masing-masing.

Saat ini SHD dan ARS telah ditahan di Mapolres Dompu dan dipersangkakan pada keduanya dengan Pasal 338 Jo Pasal 351 Ayat (3) jo pasal 55 Ayat (1 ke – 1 ) KUHP. (MD-01)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Tersandung Narkoba, Seorang Pegawai Honorer Diciduk Tim Opsnal Polres Dompu

Sab, 20 Apr 2024 12:39:16am

Dompu, metrodompu.com - Seorang pegawai honorer di Dompu inisial EN tersandung kasus kepemilikan barang haram Narkotika jenis shabu. Terduga di ciduk...

Kepala Dinas Sosial Mengucapkan Selamat HUT Dompu ke 209

Kam, 18 Apr 2024 11:37:14am

  Keluarga Besar Dinas Sosial Kabupaten Dompu Mengucapkan : Selamat Hari Jadi Dompu Ke 209 11 April 1815 - 11 April 2024   Kepala...

Kuasai Shabu, Pria asal Baka Jaya Diringkus Tim Opsnal Polres Dompu

Rab, 17 Apr 2024 02:45:14am

Dompu, metrodompu.com - Seorang pria berinisial JLK warga Dusun Woro Desa Bakajaya Kecamatan Woja tak berkutik di ciduk tim opsnal Satresnarkoba...

Kapolres Dompu Ungkap Sejumlah Kasus Miras Hasil Operasi Pekat Rinjani

Sab, 6 Apr 2024 11:05:34am

Dompu, metrodompu.com - Kapolres Dompu AKBP Zulkarnain SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Muhamad Sofyan S.Sos dan Kasat Reskrim AKP Ramli SH...

Peringati Nuzulul Qur’an, SMKN 1 Kempo Bukber dan Berbagi Takjil

Kam, 4 Apr 2024 04:28:21am

Dompu, metrodompu.com - Keluarga Besar SMKN 1 Kempo memperingati Nuzulul Qur'an yg dirangkaikan dengan Kegiatan Buka Puasa bersama (BUKBER) serta...

Direktur RSUD Manggelewa Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Sel, 2 Apr 2024 04:04:50am

    Keluarga Besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manggelewa Mengucapkan : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H/2024...

Marak Kecurangan Penjualan BBM, Polres Dompu Pantau SPBU

Ming, 31 Mar 2024 08:16:25am

Dompu, metrodompu.com - Seiring kerap terjadinya tindak pidana kecurangan dalam penjualan BBM di SPBU yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia...

Jaga Kamtibmas Saat Warga Taraweh, Personel Gabungan Polres Dompu Diterjunkan

Sel, 26 Mar 2024 01:02:33pm

Dompu, metrodompu.com - Untuk memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban saat warga (umat islam) aman dan kondusif saat pelaksanaan Shalat Taraweh,...

Terduga Pelaku Penganiayaan Warga Desa O’ o Diamankan Polisi

Sel, 26 Mar 2024 11:17:20am

Dompu, metrodompu.com - Tim Puna Polres Dompu Senin (25/3/2024) sekira pukul 00.26 Wita dini hari, mengamankan terduga pelaku Penganiayaan inisial MJ...

Pengedar Sabu di Bali Satu Diringkus Tim Sat Narkoba Polres Dompu

Sel, 26 Mar 2024 05:06:34am

Dompu, metrodompu.com - Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis Sabu,...

Berita Terbaru

Kriminal

Pendidikan

SMKN 1 Kempo Gelar Safari Ramadhan 1445 H

Ming, 17 Mar 2024 04:01:26am

Visitor